resensi buku : GADIS JAKARTA


Gadis Jakarta karya Najib kaelani, Novelis Mesir ini menceritakan kondisi pergolakan politik Indonesia tahun 1965,anak dedengkot masyumi yang harus berjuang sendirian membebaskan ayah dan kekasihnya yang ditahan oleh “partai”,karena menentang haluan ideologi “partai”. ”partai”(PKI) demikian menguasai percaturan politik Indonesia ketika itu. Mereka menggunakan berbagai cara untuk mencapai cita-cita. Namun kegigihan Az Zaim (ketua partai) kandas oleh kegigihan seorang gadis muda. Karena  Az Zaim nekat menggunakan berbagai cara, termasuk menculik dan memenjarakan sang ayah dan kekasih Fatimah(nama gadis itu).


Novel ini juga bisa disebut novel sejarah, karena menceritakan babak demi babak pergolakan politik, yang menutur setting cerita ini adalah pemberontakan PKI. Uniknya penulis menggunakan berbagai symbol untuk memperkuat ide cerita. Namun kesan romantis dari sebuah novel masih tetap terjaga dengan baik. Barangkali novel ini adalah satu-satunya novel yang ditulis oarng asing, khususnya arab tentang kondisi Indonesia. Bisa jadi kedekatan ideologis antara Indonesia dan mesir yang mengilhami penulis. Seperti kedekatan ideologi masyumi dengan ikhwanul muslimin di Mesir.

0 komentar:



Poskan Komentar